Siswa Kelas XII MIA SMAS St. Maria Iteng Membuat Wine dari Berbagai Buah
Pada Kamis, 20 Februari 2025, siswa kelas XII MIA SMAS St. Maria Iteng melakukan praktikum pembuatan wine dari enam jenis buah, yaitu semangka, nangka, naga, pepaya, nanas, dan tomat. Praktikum ini dilaksanakan pada sore hari, pukul 15.00-17.30 WITA, sebagai bagian dari mata pelajaran Biologi dengan materi bioteknologi dalam bidang makanan, khususnya fermentasi untuk menghasilkan wine. Alat dan bahan praktikum sebagian telah dipersiapkan pada pagi hari dan dilengkapi saat praktikum berlangsung.
Praktikum pembuatan wine ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada proses fermentasi. Dalam praktikum ini, siswa mempelajari bagaimana ragi Saccharomyces cerevisiae sebagai mikroorganisme mengubah gula menjadi alkohol dan karbon dioksida. Hal ini membantu siswa memahami peran penting mikroorganisme dalam bioteknologi, terutama dalam industri makanan dan minuman.
Selain itu, praktikum ini bertujuan untuk menghubungkan teori dengan praktik, melatih keterampilan laboratorium, dan menumbuhkan sikap ilmiah pada siswa. Dengan mengamati faktor-faktor yang mempengaruhi fermentasi, seperti suhu dan kadar gula, siswa didorong untuk berpikir kritis dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh.
Kelas XII MIA terdiri dari 32 siswa yang dibagi menjadi tujuh kelompok, masing-masing terdiri dari 4-5 orang. Praktikum dilaksanakan di bawah bimbingan guru Biologi, Pak Benyamin Suna, S.Si (Pak Beni), dan asisten guru dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sanata Dharma (USD), Romo Handri Uma, CSsR.
"Siswa-siswi mengikuti praktikum ini dengan antusias dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka menyiapkan alat dan bahan dengan baik serta melaksanakan langkah-langkah praktikum sesuai dengan LKPD. Praktikum hari ini berjalan lancar. Selain itu, siswa juga ditugaskan untuk membuat laporan, video persiapan bahan hingga hasil praktikum berdurasi 3-10 menit, serta presentasi dalam bentuk PPT. Tugas-tugas ini diberikan sebagai persiapan bagi mereka sebelum memasuki dunia perkuliahan yang penuh dengan kegiatan praktikum," ujar Pak Beni.
Rio, salah satu siswa kelas XII MIA memberikan kesan, “Saya sangat senang bisa mengikuti praktikum pembuatan wine ini. Saya dan teman-teman jadi tahu bahwa bahan-bahan lokal di sekitar kami bisa dimanfaatkan untuk membuat wine. Tugas yang diberikan tidak menjadi beban, justru membantu kami memperdalam pemahaman tentang bioteknologi, khususnya pembuatan wine. Saya penasaran dengan hasil fermentasi yang kami lakukan selama dua minggu. Semoga berhasil, dan saya ingin mencoba mengembangkan pembuatan wine ini di masa depan karena wine memiliki manfaat ekonomi dan kesehatan.”
Minum wine secukupnya diketahui memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan. Kandungan antioksidan seperti resveratrol dalam wine merah dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dengan cara meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan melindungi arteri dari kerusakan. Selain itu, wine juga kaya akan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Tidak hanya itu, resveratrol dalam wine juga bermanfaat bagi kesehatan otak dengan meningkatkan fungsi kognitif dan membantu mencegah penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
Alat dan Bahan
Praktikum ini menggunakan alat-alat seperti pisau, baskom, blender, saringan, plastisin, termometer, sendok, sendok teh, corong, gelas beaker, pipet tetes, kertas aluminium, timbangan digital, kompor, dandang, label, pena, pengaduk, botol kaca, botol plastik, penutup botol, selang, dan tisu. Bahan yang digunakan meliputi ragi wine/roti, gula (1 kg per 2 kelompok), serta buah-buahan seperti naga, nanas, nangka, semangka, pepaya, dan tomat.
Proporsi/Takaran Bahan
• Buah dan Air:
o Pisang dan alpukat: 100 g buah diblender dengan 500 ml air.
o Buah lainnya (pepaya, nangka, naga, semangka, nanas): 100 g buah diblender dengan 300 ml air.
• Starter Ragi/Yeast Kering:
o 1 sendok teh dimasukkan ke segelas juss + perasan jeruk nipis satu butir
o Ditunggu sampai terbentuk gas, baru digunakan.
• Gula (30-32 Brix):
o 1 liter jus buah ditambah 250 g gula. Untuk buah yang kurang manis seperti alpukat, gunakan 300 g gula per liter jus buah.
Langkah Kerja
Berikut langkah-langkah pembuatan wine dari enam buah tersebut:
1. Sterilkan semua peralatan dengan mencuci bersih dan merendamnya dalam air panas.
2. Potong buah kecil-kecil, buang bijinya, lalu cuci bersih.
3. Haluskan potongan buah dengan blender dan tambahkan air sesuai proporsi.
4. Saring sari buah dan ukur volumenya dengan gelas beaker.
5. Rebus sari buah dengan api kecil, tambahkan gula pasir sambil diaduk, dan tunggu hingga mendidih.
6. Setelah mendidih, matikan kompor dan dinginkan sari buah hingga mencapai suhu 30°C.
7. Siapkan starter ragi dengan mencampur ragi kering dan perasan jeruk nipis.
8. Masukkan starter ragi ke dalam botol kaca, kemudian tambahkan sari buah yang sudah dingin.
9. Tutup botol kaca dengan penutup dan rekatkan dengan plastisin.
10. Hubungkan ujung selang ke dalam labu Erlenmeyer berisi air untuk mengeluarkan gas hasil fermentasi.
11. Simpan botol kaca di tempat aman untuk proses fermentasi selama 14 hari.
Pater Handri Uma, CSsR
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sanata Dharma | Semester 6 |
Asisten guru di SMAS St. Maria Iteng (Februari – Juni 2025) dalam program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Mengajar).

-100x100.jpg)
-100x100.jpg)
-100x100.jpg)

-100x100.jpg)